Manado, sebagai salah satu kota besar di Sulawesi Utara, memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan olahraga tenis. Pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana Manado telah berhasil mengembangkan tenis melalui pembinaan usia emas. Jawabannya terletak pada program-program terstruktur yang dirancang untuk menjaring dan membina bakat-bakat muda sejak dini. Salah satu metode yang digunakan adalah analisis teknik melalui video untuk memetakan kesalahan teknik secara akurat.
Pembinaan usia emas di Manado dimulai dengan program pencarian bakat di sekolah-sekolah dasar dan menengah. Tim scout dari PGSI Manado secara rutin mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengidentifikasi anak-anak yang memiliki potensi di bidang tenis. Anak-anak yang terpilih kemudian akan mengikuti program pelatihan intensif di pusat pelatihan PGSI Manado.
Program pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknik tenis, tetapi juga pada pengembangan fisik, mental, dan karakter. Atlet muda diajarkan tentang disiplin, kerja keras, dan sportivitas. Mereka juga diberikan pendidikan tentang nutrisi dan pola hidup sehat. Pendekatan holistik ini bertujuan untuk menciptakan atlet yang tidak hanya handal di lapangan, tetapi juga berkarakter kuat di luar lapangan.
Salah satu keunggulan Manado adalah ketersediaan pelatih-pelatih berpengalaman yang memiliki lisensi nasional. Pelatih-pelatih ini secara rutin mengikuti pelatihan dan seminar untuk memperbaharui pengetahuan mereka tentang metode latihan terbaru. Selain itu, PGSI Manado juga menjalin kerjasama dengan klub-klub tenis di luar daerah untuk program pertukaran atlet dan pelatih.
Dengan program pembinaan usia emas yang komprehensif ini, Manado optimis dapat melahirkan atlet-atlet tenis berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional. Ke depan, Manado berpotensi menjadi pusat pembinaan tenis di kawasan timur Indonesia.
