Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Ibu Sri Mulyani, menegaskan pentingnya bagi para pendidik untuk tidak tertinggal dalam menghadapi era digital. Di tengah pesatnya laju teknologi, adaptasi menjadi kunci utama agar proses belajar mengajar tetap relevan dan efektif. Pernyataan ini menjadi pengingat bagi seluruh insan pendidikan bahwa kemajuan di era digital menuntut perubahan pendekatan dan penguasaan alat-alat baru dalam penyampaian materi kepada peserta didik.
Pernyataan tersebut disampaikan Ibu Sri Mulyani dalam sebuah seminar pendidikan yang diadakan di Pendopo Kabupaten Klaten pada hari Rabu, 15 Mei 2024. Beliau menekankan bahwa guru adalah ujung tombak dalam membentuk generasi penerus. Oleh karena itu, penguasaan teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. “Guru harus menjadi fasilitator yang cakap di era digital ini,” ujarnya, “mereka tidak boleh kalah dari teknologi, justru harus memanfaatkannya sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.”
Implementasi teknologi dalam pendidikan menawarkan berbagai keuntungan. Pendidik dapat memanfaatkan platform pembelajaran daring, aplikasi interaktif, sumber daya digital, dan media sosial untuk membuat materi pelajaran lebih menarik dan mudah diakses. Hal ini tidak hanya mempermudah penyampaian informasi, tetapi juga mendorong siswa untuk belajar secara mandiri dan mengembangkan keterampilan digital yang penting di masa depan. Misalnya, penggunaan proyektor interaktif di kelas atau aplikasi e-learning untuk tugas di rumah.
Namun, adaptasi ini juga membawa tantangan. Tidak semua pendidik memiliki tingkat literasi digital yang sama, dan ketersediaan infrastruktur teknologi di beberapa daerah mungkin masih terbatas. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan institusi pendidikan perlu terus mendukung melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan akses internet yang memadai, dan fasilitas pendukung lainnya. Inisiatif pelatihan TIK bagi guru yang diadakan Dinas Pendidikan Klaten pada bulan Februari 2024 lalu adalah salah satu contoh konkret dukungan tersebut.
Sebagai kesimpulan, pesan Sekda Klaten bahwa pendidik tidak boleh tertinggal di era digital adalah seruan yang sangat relevan. Diperlukan komitmen dari setiap pendidik untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Dengan demikian, pendidikan di Indonesia akan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan yang semakin digital.
