Kota Manado tidak hanya dikenal dengan keindahan bawah laut Bunaken atau keramahan penduduknya, tetapi juga sebagai gudang atlet bela diri yang memiliki reputasi tinggi di kancah nasional. Di balik kekuatan fisik dan teknik kuncian yang mematikan, terdapat satu nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh para pegulat di ibu kota Sulawesi Utara ini, yaitu sportivitas yang murni. Slogan Manado Sportif bukan sekadar hiasan di dinding sasana, melainkan sebuah prinsip hidup yang mendarah daging dalam setiap sesi latihan dan pertandingan. Prinsip inilah yang membentuk karakter unik para atletnya, di mana mereka mampu bertarung dengan sangat agresif di atas matras, namun tetap menunjukkan rasa hormat yang luar biasa setelah peluit akhir berbunyi.
Penerapan etika kompetisi di lingkungan olahraga gulat daerah ini dimulai sejak seorang atlet pertama kali menginjakkan kaki di tempat latihan. Para pelatih di bawah naungan PGSI setempat menekankan bahwa kemenangan yang diraih dengan cara yang tidak jujur adalah sebuah penghinaan terhadap diri sendiri dan daerah. Atlet dididik untuk mematuhi setiap regulasi pertandingan dengan sangat ketat, tanpa pernah mencoba mencari celah untuk berbuat curang. Kedisiplinan moral ini menciptakan atmosfer persaingan yang sehat, di mana setiap peserta merasa dihargai dan diakui kemampuannya secara adil. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa para atlet dari wilayah ini begitu dihormati oleh komunitas gulat dari provinsi lain.
Sikap ksatria yang ditunjukkan oleh para pegulat Manado sering kali terlihat saat momen-momen krusial di sebuah turnamen besar. Ketika terjadi perselisihan keputusan wasit, para atlet ini diajarkan untuk tetap tenang dan menyerahkan segala sesuatunya pada prosedur yang berlaku, tanpa melakukan protes yang berlebihan atau tindakan anarkis. Ketenangan mental ini justru menunjukkan level profesionalisme yang tinggi. Rasa hormat yang mereka berikan kepada wasit, ofisial, dan terutama kepada lawan, adalah cermin dari kematangan jiwa seorang juara. Perilaku yang sangat beradab ini secara otomatis bikin lawan segan, karena mereka menghadapi sosok yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki integritas yang tak tergoyahkan.
