Dalam upaya meningkatkan kualitas dan keragaman Teknik Gulat atletnya, PGSI Manado telah menginisiasi Kerjasama strategis dengan Klub Beladiri Lokal yang beroperasi di sekitar Manado. Pendekatan Kerjasama cross-discipline ini diyakini mampu memberikan keunggulan teknis yang unik bagi atlet gulat PGSI Manado karena mereka dapat mengadopsi dan mengadaptasi skill dan filosofi gerakan dari disiplin beladiri lokal lain yang berdekatan.
Tujuan utama dari Kerjasama ini adalah transfer Teknik Gulat spesifik, terutama yang berkaitan dengan clinch work, takedown yang tidak konvensional, dan ground game yang berbeda dari gulat standar. PGSI Manado secara rutin mengirimkan atlet gulatnya untuk sesi latihan bersama dengan Klub Beladiri Lokal yang berspesialisasi dalam Jiu-Jitsu, Judo, atau seni bela diri tradisional yang fokus pada kuncian dan bantingan (grappling).
Sebagai contoh, dari Klub Beladiri Lokal yang mengajarkan Judo, atlet gulat PGSI Manado mempelajari entry dan grip yang lebih halus untuk throw (bantingan) yang sulit. Hal ini sangat berguna dalam Gulat Grego-Romawi yang sangat mengandalkan bantingan. Sementara itu, Kerjasama dengan Klub yang fokus pada ground grappling (seperti Jiu-Jitsu) membantu atlet gulat meningkatkan pertahanan dan serangan mereka di matras (ground game), memberi mereka keunggulan dalam scrambling dan mencegah kuncian (pin).
Selain manfaat teknis, Kerjasama ini juga berfungsi sebagai platform pengembangan fisik dan mental. Berlatih dengan atlet dari disiplin beladiri lokal lain memaksa atlet gulat untuk keluar dari zona nyaman mereka dan beradaptasi dengan gaya bertarung yang berbeda, yang meningkatkan kemampuan problem-solving dan ketahanan mereka di bawah tekanan. Pertukaran ini juga memperluas jaringan PGSI Manado dan membantu dalam proses identifikasi atlet muda yang mungkin memiliki bakat gulat yang tersembunyi.
PGSI Manado mengatur pertukaran teknik ini melalui workshop bersama dan sesi latihan terbuka yang dijadwalkan secara berkala. Kesuksesan Kerjasama ini terletak pada kemauan kedua belah pihak untuk berbagi teknik dan pengembangan filosofi latihan. Dengan mengadopsi pendekatan hybrid ini, PGSI Manado berharap dapat menciptakan atlet gulat yang memiliki repertoar teknik yang lebih luas dan tidak terduga, memberikan mereka keunggulan pengembangan signifikan saat menghadapi kompetisi di tingkat regional maupun nasional.
