Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berencana memasukkan coding dengan fokus pada kecerdasan buatan (AI) sebagai salah satu kurikulum opsional untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah inovatif ini bertujuan untuk membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan penting di era digital. Sebagai persiapan, Kemendikbudristek akan menyelenggarakan pelatihan intensif bagi para guru yang berminat untuk mengampu mata pelajaran kurikulum opsional ini.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek, Dr. Iwan Syahril, M.Si., dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Senin, 5 Mei 2025, di Jakarta, menjelaskan bahwa penambahan kurikulum opsional coding AI ini merupakan respons terhadap perkembangan pesat teknologi AI yang semakin merasuki berbagai aspek kehidupan. “Kami ingin anak-anak kita sejak dini memiliki pemahaman dasar tentang logika pemrograman dan konsep AI, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Iwan Syahril menambahkan bahwa sifat kurikulum opsional memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk memilih dan mengimplementasikannya sesuai dengan sumber daya dan minat siswa. Materi pembelajaran akan dirancang secara bertahap dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa SD dan SMP. Fokus utama bukan hanya pada penguasaan coding secara teknis, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir komputasional, pemecahan masalah, dan kreativitas melalui pemanfaatan teknologi AI.
Sebagai langkah awal implementasi kurikulum opsional ini, Kemendikbudristek akan mengadakan serangkaian pelatihan bagi guru-guru yang tertarik untuk menjadi pengajar coding AI. Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 20 hingga 22 Mei 2025, di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Bandung, akan mencakup materi dasar coding dengan bahasa pemrograman yang ramah untuk anak-anak, pengenalan konsep dasar AI, serta metode pengajaran yang efektif dan menyenangkan. Para instruktur yang akan memberikan pelatihan ini merupakan ahli di bidang coding dan AI dari berbagai universitas dan industri teknologi. Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini, para guru akan memiliki kompetensi yang memadai untuk mengimplementasikan kurikulum opsional coding AI di sekolah masing-masing, sehingga semakin banyak siswa yang memiliki kesempatan untuk mempelajari keterampilan berharga ini.
