Kualitas Guru Honorer Jadi Fokus: Janji Benyamin Pilar Tingkatkan Mutu Lewat Rencana

Isu mengenai peningkatan kualitas guru honorer kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, tokoh masyarakat dan pengamat kebijakan publik, Benyamin Pilar, menyampaikan janjinya untuk memajukan mutu para pendidik honorer melalui sebuah rencana strategis yang komprehensif. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah forum diskusi pendidikan yang diadakan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu, 17 Mei 2025.

Benyamin Pilar menekankan bahwa peningkatan kualitas guru honorer merupakan investasi penting dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Menurutnya, guru honorer memiliki peran yang sangat signifikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di daerah-daerah yang kekurangan tenaga pendidik tetap. Oleh karena itu, perhatian dan dukungan yang memadai terhadap pengembangan profesionalisme mereka menjadi sebuah keharusan.

Rencana yang digagas oleh Benyamin Pilar mencakup beberapa aspek krusial dalam peningkatan kualitas guru honorer. Salah satunya adalah program pelatihan dan pengembangan berkelanjutan yang akan diselenggarakan secara berkala di berbagai pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) di seluruh Indonesia. Program ini dirancang untuk membekali para guru honorer dengan pengetahuan dan keterampilan pedagogik terbaru, serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap kurikulum yang berlaku.

Selain pelatihan, rencana tersebut juga mencakup upaya peningkatan kesejahteraan guru honorer. Benyamin Pilar berjanji akan mengadvokasi kebijakan yang memberikan insentif dan tunjangan yang lebih layak bagi para guru honorer, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka. Ia juga menyoroti pentingnya memberikan kesempatan yang lebih besar bagi guru honorer untuk mengikuti seleksi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara transparan dan adil.

Lebih lanjut, Benyamin Pilar mengungkapkan bahwa rencana ini akan disinergikan dengan berbagai program pemerintah yang telah ada, serta melibatkan partisipasi aktif dari organisasi profesi guru, akademisi, dan praktisi pendidikan. Ia optimis bahwa dengan kolaborasi yangSolid dan implementasi yang terukur, kualitas guru honorer di seluruh pelosok negeri dapat meningkat secara signifikan. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung program ini di tingkat lokal, dengan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pengembangan profesionalisme guru honorer di wilayah masing-masing. Dengan demikian, diharapkan para guru honorer dapat semakin termotivasi dan profesional dalam menjalankan tugas mulia mereka.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa